KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen menyiapkan jembatan darurat di sekitar Jembatan Klanthong, Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, agar akses kendaraan roda dua tetap tersedia selama pekerjaan pelebaran jembatan utama berlangsung.
Jembatan Klanthong berada di ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kebumen dengan Peniron hingga Karangsambung melalui sisi barat Sungai Lukulo. Jembatan darurat disiapkan agar mobilitas warga tidak terputus selama pembangunan.
“Yang penting masyarakat tetap bisa beraktivitas. Karena itu akses untuk kendaraan roda dua harus tetap disiapkan selama jembatan utama dikerjakan,” ujar Bupati Kebumen Lilis Nuryani saat berdialog dengan warga, Jumat (18/9/2026).
Pekerjaan Jembatan Klanthong ditargetkan selesai pada 11 Desember 2026. Selama proses pembangunan, jembatan darurat dapat digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain Jembatan Klanthong, Bupati Lilis juga meninjau penanganan ruas Jalan Karanggayam–Kebakalan. Di Desa Clapar, longsor yang terjadi pada 2025 menyebabkan sebagian badan jalan hilang. Penanganan dilakukan dengan membangun dinding penahan tanah menggunakan pondasi borepile.
Ruas sepanjang 12,48 kilometer tersebut menghubungkan Karanggayam dengan Kebakalan dan berlanjut menuju Karangsambung, Pejagoan hingga pusat Kabupaten Kebumen.
Jalur ini juga menjadi penghubung kawasan Karanganyar menuju Sadang di wilayah utara Kebumen.
Pada 2026, ruas Karanggayam–Kebakalan mendapat pemeliharaan berkala dengan nilai kontrak Rp1,895 miliar. Pekerjaan berlangsung selama 120 hari kalender, mulai 4 Agustus hingga 1 Desember 2026.
