PELAKU UKM DITUNTUT PAHAM AKUNTANSI

23 Juni 2015 08:26:05 WIB / Artikel / SUPRIONO, SE.,M.Si

strong>PELAKU UKM DITUNTUT PAHAM AKUNTANSI

(Supriono, SE.,M.Si)

 

 

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Keberadaan UKM harus didukung dan didorong kemampuannya agar tetap eksis, sehingga dapat memperluas kesempatan usaha dan memperluas lapangan pekerjaan. UKM mempunyai peran penting dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi negara, baik negara berkembang maupun negara maju.

Beberapa kelemahan yang dihadapi oleh UKM seperti keterbatasan modal, keterbatasan bahan baku, teknologi informasi, pemasaran dan akuntansi. Sebagian besar UKM belum menyelenggarakan pencatatan akuntansi, apalagi sampai membuat laporan keuangan. Informasi akuntansi mempunyai peranan penting untuk mencapai keberhasilan usaha, termasuk bagi usaha kecil (Magginson et al., 2000). Informasi akuntansi dapat menjadi dasar yang andal bagi pengambilan keputusan ekonomis dalam pengelolaan usaha kecil dan menengah, antara lain keputusan pengembangan pasar, penetapan harga dan kemampuan usahanya dalam mendapatkan laba. Akuntansi mempunyai peranan yang sangat penting dalam perusahaan, kemajuan suatu perusahaan dapat dilihat dari proses akutansi perusahaan tersebut, jika proses akuntansinya tersusun dengan baik dan benar sesuai dengan standar akuntansi serta bukti yang ada maka informasi yang dihasilkan akan sangat berguna baik untuk internal maupun eksternal.

Pentingnya penyusunan laporan keuangan bagi UKM sebenarnya bukan hanya untuk kemudahan memperoleh kredit dari kreditur, tetapi untuk pengendalian aset, kewajiban dan modal serta perencanaan pendapatan dan efisiensi biaya-biaya yang terjadi yang pada akhirnya sebagai alat untuk pengambilan keputusan perusahaan. Untuk memulai menerapkan pencatatan akuntansi para pengelola usaha harus mempunyai pikiran  yang formal, artinya bisa memisahkan kepentingan keuangan usaha dengan pribadi/pemilik.

Beberapa manfaat dari akuntansi apabila diterapkan oleh para pelaku UKM antara lain :

  1. Dapat mengetahui kinerja keuangan perusahaan
  2. UKM dapat mengetahui, memilah dan membedakan antara harta perusahaan dengan harta pemilik.
  3. UKM dapat mengetahui posisi dana, baik sumber dana maupun pengeluarannya.
  4. UKM dapat membuat anggaran yang lebih akurat
  5. UKM dapat menghitung pajak
  6. UKM dapat mengetahui aliran uang tunai/cash flow selama periode tertentu.

Melihat manfaat yang dihasilkan akuntansi, para pelaku UKM harusnya sadar bahwa akuntansi penting bagi perusahaan mereka. Penggunaan akuntansi dapat mendukung kemajuan khususnya dalam hal keuangan, peningkatan laba juga dapat direncanakan dengan menggunakan akuntansi. Dengan tingkat laba yang semakin meningkat, perkembangan UKM akan menjadi semakin lebih baik sehingga UKM akan benar-benar menjadi salah satu solusi bagi masalah perekonomian di Indonesia. Pembuatan laporan keuangan untuk UKM ini mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP).