PAC Ansor Rowokele Ikuti Napak Tilas Perang Diponegoro Di Gombong,

PAC Ansor Rowokele Ikuti Napak Tilas Perang Diponegoro Di Gombong,

KEBUMEN ON NEWS - Semangat Kepahlawanan yang semakin memudar dikalangan remaja perlu dipupuk dan ditanamkan kembali agar nilai-nilai itu kembali tertanam di setiap generasi muda agar kecintaan terhadap Tanah Air semakin kuat (hubbul wathon minal iman).

Sebagai rangkaian peringatan Hari Santri 2017, Gerakan Pemuda Ansor PC Kebumen menggelar acara Seminar bertajuk "Membaca Kembali Perang Diponegoro di Gombong dalam Kaitannya dengan Resolusi Jihad NU" Rabu malam (8/11) lalu di Aula Benteng Van Der Wijck Gombong.

Acara yang dihadiri oleh Muspida Kebumen, Muspika se-kabupaten, Ketua MWC NU se-kabupaten, bersama Banomnya, Ketua PC Muhammadiyah se-kabupaten, dan Siswa SMA Negeri favorit ini terlihat antusias.

Tujuan seminar ini agar mendapatkan gambaran utuh tentang sosok Pangeran Diponegoro dan motif Perang Jawa- 1825 - 1830 dan kaitannya dengan resolusi Jihad NU pada 22 Oktober 1945 yang melahirkan Perang Surabaya 10 November 1945.

Hadir sebagai Narasumber Agus Sunyoto, Ketua PP Lesbumi dan Dosen Unibraw Malang, sejarawan juga penulis buku Atlas Walisongo, Ahmad Tohari budayawan dan penulis Trilogi : Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari dan Jentera Bianglala, serta Ravie Ananda pemerhati sejarah lokal dari Kebumen.

Ahmad Luthfi Hakim Ketua PAC Ansor Rowokele mengungkapkan, "Kegiatan semacam ini perlu sering di adakan agar pemuda memahami sisi lain sejarah yang tidak didapat disekolah".

"Alhamdulillah kami dari Rowokele bisa hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, apa yang kami dapat ini bisa menambah wawasan sejarah yang terlupakan", pungkas Luthfi. (h4r)