UPTD Disdik Kecamatan Klirong Beri Santunan Kepada 265 Anak Yatim

Saturday, 7 October 2017 / Daerah

kebumenkab.go_.ida_.jpg

KEBUMENKAB.GO.ID - UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Klirong bekerjasama dengan Pemerintah Desa Tambakagung menggelar peringatan Tahun Baru 1439 Hijriah di area Balai Desa Tambakagung, Sabtu (7/10). Acara diisi dengan serangkaian kegiatan seperti pemberian santunan kepada 265 anak yatim dan dhuafa, tilawah, qasidahan, dan tausiyah dengan menghadirkan penceramah KH.Ma'ruf dari Nusawungu Cilacap.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kebumen, H.Ahmad Ujang Sugiono S.H yang hadir mewakili Bupati Ir.HM.Yahya Fuad SE dalam membacakan sambutan tertulis Bupati mengatakan bahwa kegiatan ini hendaknya dijadikan sebuah muhasabah dan bertafakur.
"Bermuhasabah yakni mengintrospeksi diri kita dari perjalanan hidup yang telah kita lalui dan selanjutnya apakah sudah sesuai dengan ketentuan Allah SWT. Sedangkan bertafakur untuk merancang kehidupan esok yang lebih baik, apa target yang hendak dicapai, dan upaya apa saja yang harus dilakukan agar target tersebut tercapai," jelas Kadisdik H.Ahmad Ujang Sugiono SH.

Kadisdik juga mengatakan, pada prinsipnya Bupati menyambut baik dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Sebab, dalam ajaran Islam, anak yatim memiliki kedudukan yang tinggi. " Dukungan bagi anak yatim selayaknya diberikan secara berkelanjutan dan harus terus dikembangkan," ujar Kadisdik.

Sedangkan terkait dengan program pembangunan, kata Kadisdik,  Bupati berpesan agar masyarakat desa di kecamatan Klirong untuk ikut asuransi pertanian dan ternak. "Masyarakat cukup bayar premi sebesar Rp.36.000/hektar dan jika gagal panen mendapat ganti kerugian sebesar Rp.6 juta/hektar. Untuk ternak sapi bayar premi Rp 40.000/thn jika sapi mati karena penyakit atau keracunan dapat ganti Rp.10 juta," jelas Kadisdik.

Sementara untuk program kesehatan, Pemkab telah melaunching program kesehatan baru yakni pelayanan kesehatan non JKN-KIS atau pengobatan gratis untuk semua warga Kebumen. "Ada 10 Puskesmas dan 2 RSUD yang siap melayani kesehatan masyarakat tanpa dikenakan biaya seperakpun. Semua akan dilayani maksimal, dan biaya pengobatan ditanggung Pemkab. Meski ada pelayanan kesehatan gratis, hendaknya masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan baik. Sebisa mungkin tetap sehat," papar Kadisdik.(admin/mn)