Bupati Yahya Fuad Jawab Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Terkait Usulan 3 Raperda

Wednesday, 4 October 2017 / Daerah

KEBUMENKAB.GO.ID - Bupati Kebumen Ir.HM.Yahya Fuad SE diwakili Asisten dua Ir.Tri Haryono menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raper­da) yakni tentang Pengelolaan Pasar Daerah, Retribusi Pelayanan Pasar, serta Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima. Jawaban ini disampaikan pada Ra­pat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kebumen yang berlangsung di ruang rapat Gedung DPRD Kebumen, Rabu (4/10).  Rapat dipimpin 

Wakil Ke­tua DPRD Kabupaten Kebumen Agung Prabowo dan 32 anggota dari fraksi-fraksi serta seluruh perwakilan masing-masing OPD, kecamatan dan instansi terkait lainnya.

Pada Rapat Paripurna, Jumat (29/9) Plt.Sekda Drs.Mahmud Fauzi, M.Si yang mewakili Bupati Ir.HM.Yahya Fuad S.E telah menjelaskan terkait 3 Raperda ini. Pertama, Raperda tentang Pengelolaan Pasar Daerah, yakni Raperda yang disusun untuk menggantikan Perda Kabupaten Kebumen Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Pasar Daerah yang  dipandang sudah  tidak sesuai dengan  kondisi saat ini. Kedua,  Raperda tentang Retribusi Pelayanan Pasar, yakni Raperda yang disusun sebagai dasar hukum dalam pemungutan retribusi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah. Dan Ketiga adalah  Raperda tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL.   Pada Raperda ini berisi sejumlah  pengaturan baru bagi PKL,  termasuk mekanisme penataan PKL, pola Pemberdayaan PKL, Tanda Daftar Usaha dan sanksi administratif bagi PKL yang melanggar perda.

Selanjutnya, pada
Senin (2/10) lalu,  delapan perwakilan anggota DPRD yang mewakili tiap Fraksi telah menyampaikan pandangan umumnya terkait 3 Raperda tersebut. Sejumlah pertanyaan muncul dari masing-masing fraksi. Dan pada kesempatan Rabu (4/10) pagi ini, Asisten dua Ir. Tri Haryono yang hadir mewakili Bupati Ir.HM.Yahya Fuad SE memberikan jawaban atau tanggapan terkait  pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sejumlah fraksi tersebut.

Menjawab pertanyaan yang dilontarkan Fraksi Partai Golkar tentang Raperda Pengelolaan Pasar Daerah yang dalam pencermatannya banyak pasar daerah yang tatakelolanya tidak sesuai dengan SOP, maka Ir.Tri Haryono  menjelaskan bahwa sampai saat ini pengelolaan pasar masih menggunakan SOP lama. "Adapun pengelolaan pasar yang mendasarkan pada SOP baru akan kami lakukan setelah Raperda ditetapkan," ujar Ir.Tri Haryono.

Sedangkan terkait dengan Raperda tentang Retribusi Pelayanan Pasar, Ir.Tri Haryono sependapat dengan masukan dari Fraksi Partai Golkar bahwa   pemda akan meningkatkan pelayanan terhadap semua aspek penggunaan pasar daerah serta mengatur retribusi sebaik-baiknya sebagai penopang Pendapatan Asli Daerah. Sementara untuk Raperda tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima, Pemda memberikan apresiasi atas saran yang diberikan fraksi Partai Golkar agar Pemda memperhatikan pengaturan dalam isi materi Raperda yang dilandasi dengan kajian secara teori. "Kami sependapat dengan masukan atau saran Fraksi Partai Golkar dan kami akan laksanakan," kata Ir.Tri Haryono.

Usai memberikan jawaban atau tanggapan dari pertanyaan-pertanyaan fraksi, seluruh fraksi pun menerima penjelasan dari pihak eksekutif yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten dua Ir.Tri Haryono. Sidang pun di tutup oleh wakil ketua DPRD Kebumen, Agung Prabowo.(admin/mn).