Antisipasi Musim Penghujan Tahun 2017/2018.

Wednesday, 4 October 2017 / Daerah

KEBUMENKAB.GO.ID - Musim penghujan masih menjadi momok bagi sebagian masyarakat, utamanya mereka yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) dan pegunungan. Hal tersebut karena merekalah yang paling terdampak ketika musim hujan datang. 

Menyongsong datangnya musim hujan 2017/2018, Balai Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang Progo Bogowonto Lukulo, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Instansi terkait, Rabu (04 Okt 2017) di Ruang Rapat BPUSDA TARU Probolo, Kutoarjo, Purworejo.

Rakor yang dimaksudkan untuk mengantisipasi datangnya musim hujan 2017/2018 itu, diikuti Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas PU & Penataan Ruang Kabupaten Purworejo dan Kebumen, Ketua PMI Kebumen dan Purworejo, serta Para Camat yang wilayahnya bercluster pegunungan serta teraliri sungai.

Pemateri dari Stasiun Klimatologi Kelas I Semarang Iis Widya Harmoko, S.Kom mengatakan bahwa puncak musim kemarau telah berlangsung pada minggu terakhir September lalu. Sementara musim hujan yang dimulai pada awal Oktober, diprediksi akan mencapai puncaknya pada Desember hingga Januari mendatang.

Andis Setyo Septiyanto, ST. M.Eng., dari BPUSDA TARU Probolo mengatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir dampak buruk yang mungkin timbul seiring datangnya musim hujan. "Kami telah, sedang dan akan terus mengambil langkah2 yang diperlukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan munculnya dampak buruk musim hujan" tegas pria simpatik asal Mojokerto ini. 

Sementara BPBD Provinsi Jawa Tengah melalui Sony Widya Caksono, SE., MM menghimbau masyarakat untuk tansah meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, langkah itu penting untuk meminimalkan bahkan menihilkan kerugian. 

Sebelum ditutup, diberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi. Kesempatan tersebut digunakan oleh para kepala kewilayahan (Camat) yang hadir untuk memaparkan kondisi wilayahnya.