BPBD Kebumen Gelar Workshop Dan Evaluasi 7 Indikator Pelaksanaan Desa Tangguh Bencana

Wednesday, 13 September 2017 / Daerah

KEBUMENKAB.GO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen menggelar workshop sekaligus evaluasi pelaksanaan 7 indikator dari empat desa tangguh bencana yang ditunjuk BPBD di Hotel Candisari Karanganyar, Rabu (13/9). Empat desa tersebut adalah Desa Karangrejo dan Tegalretno Petanahan, Desa Jogosimo Klirong, dan Desa Konojayan Ambal.

"Workshop dan evaluasi ini dihadiri 100 peserta dari empat desa. Kami akan lakukan evaluasi pelaksanaan  tujuh indikator dari hasil pembentukan Desa Tangguh Bencana pada Agustus lalu. Adapun tujuh indikator tersebut adalah legislasi kelembagaan, perencanaan dan penyusunan renkon RPB Desa, pengembangan kapasitas, penyusunan peta risiko, pembentukan relawan desa, pendanaan dan kelembagaan forum PRB," ungkap Toto Ari Setianto S.Kom, staf BPBD yang juga panitia pelaksana kegiatan ini.

Toto menjelaskan, setiap desa yang telah ditunjuk sebagai Desa Tangguh Bencana agar benar-benar melaksanakan indikator-indikator yang telah ditetapkan BPBD. "Hal ini agar desa memiliki kesigapan dan pengetahuan yang cukup dalam menanggulangi bencana yang terjadi didesanya tanpa harus ada korban jiwa," jelas Toto.

Toto berharap, dari workshop dan evaluasi ini setiap desa pada akhirnya benar-benar siap dalam melakukan penanganan bencana dengan sebaik-baiknya. "Kami mohon pemerintsh desa memberikan sosialisasi dan memberdayakan masyarakatnya agar  dapat selalu siap mengatasi bencana yang datang secara tiba-tiba. Kami juga berharap agar pemerintah desa dapat mengalokasikan anggaran APBDesnya untuk pemberdayaan masyarakat desa terkait dengan penanggulangan bencana ini," harap Toto mengakhiri. (admin - mn)