Wabup KH.Yazid Mahfud: "Para Kader Posyandu Harus Tetap Semangat Dan Optimal"

Wednesday, 30 August 2017 / Daerah

KEBUMENKAB.GO.ID - Wakil Bupati (Wabup) Kebumen, KH.Yazid Mahfud meminta kepada para kader Posyandu agar selalu tetap bersemangat dan mengoptimalkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sebab,  posyandu memiliki fungsi dan peran yang sangat besar dalam menciptakan kesehatan masyarakat. Demikian ungkap Wabup KH.Yazid Mahfud dalam sambutan pembukaan "Jambore Kader Pos Pelayanan Terpadu" di Candisari Karanganyar, Rabu (30/8).

Menurut Wabup, secara kuantitatif angka pertumbuhan posyandu di desa sudah cukup baik. Hampir setiap desa memiliki 5-6 posyandu. Dan pada tahun 2017 ini jumlahnya telah mencapai 2.086 posyandu yang tersebar di seluruh desa di Kebumen.

Namun Wabup mengingatkan, secara kualitas masih ditemukan berbagai kendala seperti kelengkapan sarana prasarana dan ketrampilan kader yang belum memadai. Karena itu perlu adanya penibgkatan kualitas dari sumber daya manusia itu sendiri. "Melalui jambore posyandu ini diharapkan menjadi media efektif bagi seluruh kader dalam menyamakan persepsi, meningkatkan kualitas kader, serta mengupayakan layanan kesehatan masyarakat lebih optimal. Saya percaya bahwa posyandu dapat benar-benar menjadi upaya peningkatan kesehatan masyarakat," jelas Wabup KH.Yazid Mahfud.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr.Hj.Y.Rini Kristiani M.Kes mengatakan bahwa Jambore Posyandu ini dimaksudkan untuk mengajak untuk meningkatkan skill dan kapabilitas kader sekaligus berkreasi dan refreshing. "Alhamdulillah animo para kader dan puskesmas cukup tinggi untuk mengikuti kegiatan jambore ini. Dengan penampilan yang kreatif dan inovatif menunjukan bahwa mereka telah mempersiapkan dengan baik," jelas Kadinkes dr.Hj.Y.Rini Kristiani M.Kes.

Jambore posyandu ini diikuti oleh 35 Puskesmas se-Kabupaten Kebumen yang masing-masing puskesmas mewakili 5 kader dan 5 pendamping kesehatan.  Adapun materi dalam jambore ini diantaranya adalah terkait dengan yel-yel kesehatan, pengetahuan kesehatan, ketrampilan kader, dan kemampuan kader dalam memberikan penyuluhan kesehatan.(admin/mn)