Di Pagi Buta Itu, Kehadiran Bupati Kebumen Disambut \"Hadroh" Santri  Miftahul Ulum

Thursday, 15 June 2017 / Daerah

KEBUMENKAB.GO.ID - Menyusul kegiatan safari shubuh berjamaah di masjid Baitul Khamid-Lirap, desa Banjarwinangun, Kecamatan Petanahan, Kamis pagi (15/6).

Masjid Baitul Khamid  berada di kompleks Pesantren Miftahul Ulum di Dusun Lirap, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen yang lebih terkenal dengan sebutan Pesantren Lirap. 

Pesantren ini didirikan oleh K.H. Ibrahim Nuruddin pada tahun 1887. Pesantren ini menekankan pendidikan "nahwu-sharaf" yang menekankan pada pemahaman dan pendalaman ilmu tata bahasa Arab. Ciri khasnya, para santri memiliki kemampuan mengupas kata dan kalimat bahasa Arab dari sisi tarkib dan maknanya. 

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pentingnya banyak bersyukur atas kenikmatan dan rezeki yang sudah kita terima. Namun, sayangnya tidak semua manusia sadar untuk bersyukur, bahkan seseorang  sering sombong dan 'menepuk dada' bahwa rezeki yang diterimanya adalah karena kemampuan dan keahliannya. 

"DI dalam hadits, diriwiyatkan adalah seseorang banyak mendapat rezeki dari Allah, karena ia secara ikhlas membiayai sekolah untuk saudaranya. Dalam hadits lain juga dikisahkan ketika seorang dengan sombong menyatakan bahwa rezeki yang diterimanya karena keahliannya. Namun ia diingatkan, bahwa sesungguhnya rezeki yang diterimanya karena Allah menyayangi istrinya yang setia dan menjaga amanah suaminya" jelas Bupati. 

Untuk itu, Bupati berharap agar kita pandai mensyukuri nikmat dan rezeki dari Allah. Serta berupaya membuka pintu rezeki dengan terus membangun silaturahmi. Karena dengan silaturahmi, Allah menjamin akan memberi rezeki dan memanjangkan umur seseorang.

Dalam bagian lain, Bupati Kebumen, Ir. HM. Yahya Fuad, SE, menyampaikan program pembangunan yang menjadi prioritas untuk mengatasi permasalahan masyarakat. Program tersebut diantaranya peluncuran program skema kredit murah dan super cepat untuk mengatasi jeratan 'bank ucek-ucek'. Perlunya dukungan pilkades bersih tanpa wuwuran untuk meningkatkan kualitas pemerintahan desa. Keberadaan PLUT dan Kursus Latihan Kerja (KLK), dalam rangka mendidik masyarakat dan memberi peningkatan kursus ketrampilan.

Dalam dialog, Bupati dihadapan ratusan yang hampir memenuhi masjid itu, dengan antusias menjawab pertanyaan Bejo, seorang warga yang pernah  kerja merantau di Batam. Bupati menjelaskan tentang program peningkatan kualitas baca-tulis Al Qur'an, asuransi bagi petani dan peternak. (admin/ca)